Arti Kata Bahagia dan Kebahagaian

Monday, January 28th 2013. | Catatan

Dimana Letak Kebahagiaan ?

Bahagia atau rasa bahagia sebenarnya letaknya didalam diri sendiri bukan pada orang lain atau menurut pendapat orang lain.

Letak kebahagiaan menurut sebagian orang letaknya ada di dalam hati, Namun menurut sebagian pendapat bahagia letaknya ada diotak kanan, karena menurutnya perasaan dan intuisi letaknya ada di otak kanan sebagai fungsi. Terlepas itu semua yang jelas kebahagiaan yang ingin kita raih terletak didalam perasaan bukan terletak diluar kita. Carahadapai dan menyikapi permasalahan yang menimpa kita dan lingkungan kitalah yang akan mampu diolah menjadi kebahagiaan tersendiri (tentunya relatif), Keimanan, patuh terhadap kehendak Allah dan syukur atas karunia Allah Subhanahu Wata’ala merupakan kunci kebahagiaan sejati.

Arti Kata Bahagia dan Kebahagiaan.

Bahagia menurut kamus besar bahasa Indonesia, arti kata kebahagiaan adalah kesenangan dan ketentraman hidup yang bersifat lahir dan batin. Demi meraih kebahagiaan ini, manusia rela melakukan apa saja walau sampai harus melukai dirinya sendiri. Permasalahannya, kadang kita keliru dalam memahami konsep kebahagiaan yang akibatnya membuat kita keliru pula dalam cara mewujudkannya. Sudah menjadi pemahaman umum bahwa kebahagiaan itu bersumber dari tiga hal yaitu; kekayaan, popularitas, dan kekuasaan.

Sementara Dr. Hasan Syamsi Basya dalam bukunya “Menemukan Kebahagiaan “ mengatakan bahwa “Kebahagiaan tidak terletak pada apa yang anda miliki, tapi dalam kebaikan manfaat apa yang Anda Miliki. Tidak pula dalam memperoleh segala apa yang Anda inginkan, tapi hendaknya Anda mengetahui bagaimana memperoleh manfaat dari apa yang Anda inginkan”.

Kebahagiaan, bukan terletak dalam penuhnya gudang uang yang tersimpan rapi dalam rumah, namun lebih dari itu adalah gabungan dari besarnya penghambaan diri kepada Allah, ketiadaan meminta pada manusia karena tercukupi dan merasa cukup atas karunia Allah. Mampu mengendalikan diri atas nafsu dan keserakahan.
“Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku”. (Q.S. Yusuf/12 : 53).
Kebahagiaan adalah ketika ketika kita dapat melakukan lebih banyak hal untuk lebih banyak kebahagiaan orang lain.
Kebahagiaan sejati adalah ketika Ridho Allah terengkuh oleh kita atas setiap nafas, jejak kaki, kata hati dan  perilaku kita.
Barang siapa berpegang teguh dengan (agama) Allah, mala sesungguhnhya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus”. (QS. Ali Imran/3 : 101).
“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. (Q.S.An-Nahl (16) : 97).

tags: , ,