Apa Yang Dimaksud Dengan Asuransi

Saturday, February 16th 2013. | Catatan

perusahaan asuransi jiwa Apa Yang Dimaksud Dengan Asuransi Apa yang di maksud dengan asuransi ?

Memahami kata asuransi dari istailah dan Keuntungan dari program asuransi.
Apa Yang di maksud dengan Asuransi merupakan istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis yang merujuk pada padanankata perlindungan secaara finansial atau ganti rugi secara finansial. Ganti rugi finansial dapat meliputi sistem atau progam perlindungan jiwa, properti, kesehatan, kehilangan barang, krusakan atau sakit, dimana hal tersebut melibatkan pembayaran premi secaara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan hal hal yang tercantum.

Apa Yang di maksud Dengan Asuransi menurut Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), tentang asuransi atau pertanggungan seumurnya, Bab 9, Pasal 246

Apa yang dimaksud Asuransi atau Pertanggungan adalah suatu perjanjian dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tak tertentu.”

Menurut UU No.2 Th 1992 : Apa yang di maksud dengan  Asuransi adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau tanggung jawab hukum pihak ke tiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Prinsip-primsip dasar dalam Asuransi :

Dalam dunia asuransi ada 6 macam prinsip dasaar yang harus dipenuhi yang diantaranya meliputi :

1. Utmost good faith
Suatu tindakan untuk mengungkapkan secara akurat dan lengkap, semua fakta yang material (material fact) mengenai sesuatu yang akan diasuransikan baik yang diminta maupun keterangan tidak diminta yang dianggap penting untuk diungkapkan dengan sejujurnaya. Artinnya : si penanggung harus dengan jujur menerangkan dengan jelas segala sesuatu tentang luasnya syarat/kondisi dari asuransi dan siterganggung juga harus memberikan keterangan yang sejels jelasnya dan benara adanaya atas obyek atau kepentingan yang dipertanggungkan.

2. Proximate cause
Suatu penyebab aktif, efisien yang menimbulkan rantaian kejadian yang menimbulkan suatu akibat tanpa adanya intervensi suatu yang mulai dan secara aktif dari sumber yang baru dan independen.

3. Indemnity
Suatu mekanisme dimana penanggung menyediakan kompensasi finansial dalam upayanya menempatkan tertanggung dalam posisi keuangan yang ia miliki sesaat sebelum terjadinya kerugian.

4. Subrogation

Pengalihan hak tuntut dari tertanggung kepada penanggung setelah klaim dibayar.

5. Contribution

Hak penanggung untuk mengajak penanggung lainnya yang sama-sama menanggung, tetapi tidak harus sama kewajibannya terhadap tertanggung untuk ikut memberikan indemnity.

6. Insurable interest

Merupakan Hak untuk mengasuransikan, yang timbul dari suatu hubungan keuangan, antara tertanggung dengan yang diasuransikan dan diakui secara hukum.

Demikian sekilas pengertian Asuransi dan prinsip-prinsip dasarnya, Infokampusonline.com dengan judul “Apa Yang Di Maksud Dengan Asuransi” sekedar share tulisan yang mudah-mudahan bermanfaat. Tulisan ini dirujuk dari id.Wikipedia.org dan Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD).

tags: , , , , , , ,